Artikel

Membiasakan Perkataan yang baik


Melakukan suatu perbuatan yang dilakukan berulang-ulang setiap hari dan akhirnya terbiasa, melakukan suatu perbuatan yang baik yang di ulang-ulang setiap hari maka akan terbiasa baik, tetapi sebaliknya melakukan suatu perbuatan yang jelek dan dilakukan berulang-ulang setiap hari maka akan terbiasa jelek, yang pada akhirnya menjadi sesuatu yang spontan dan dilakukan tanpa pemikiran terlebih dahulu.

Seperti halnya dalam berbicara atau berkata-kata, ketika kita membiasakan suatu perkataan yang baik, maka dengan spontan dan tanpa pemikiran maka yang akan keluar dari mulut kita adalah perkataan yang baik, misalnya dalam kehidupan kita sehari-hari ada seorang anak ketika kesandung atau kena benda tajam akan berkata ‘Innalillahi Wainna Ilaihi raajiuun’ atau Allahu Akbar, maka yang demikian itu berarti telah membiasakan yang baik, tetapi bila yang keluar adalah hal yang tidak semestinya keluar seperti misoh (perkataan jelek dalam bahasa jawa) maka telah membiasakan hal yang jelek dalam setiap harinya.

Lalu mengapa kita kok sebaiknya berkata yang baik? karena berkata yang baik merupakan ibadah, seperti hadits Rasul SAW  “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam. (H.R. Bukhari-Muslim)”.

Maka marilah kita membiasakan perkataan yang baik-baik supaya kita mendapatkan ridlo dari Allah SWT, dan semoga kita di golongkan oleh Allah dalam orang-orang yang selalu menjaga perkataan baik. Amin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s