Artikel

Merindukan Kampung Halaman


Setiap orang yang merantau ke daerah lain dan meninggalkan kampung halaman dimana kita dulu dilahirkan, dibesarkan dalam lingkungan tersebut, maka sudah pasti akan rindu dengan kampung halaman tersebut. Di kampung halaman yang kita cintai itu tentunya banyak kenangan yang tak akan terlupakan mulai dari kita masih kecil sampai kita menganjak remaja dan hingga akhirnya merantau dan meninggalkan kampung halaman demi melanjutkan pendidikan ataupun bekerja.

Kehidupan dan suasana di kampung halaman memang sangat unik yang membuat kita rindu untuk kembali, seperti suasana udara yang masih sangat nyaman, kalau menjelang pagi hari pasti terdengar  suara ayam jantan berkokok, terdengar burung berkicau dipagi harinya, dan yang uniknya lagi di kampung kalau rumah kita mau kedatangan tamu dari jauh ditandai dengan banyaknya kicauan burung prenjak di dekat rumah kita, dan semuanya itu tidak kita jumpai di daerah kota.

Dan yang membuat kita kangen lagi adalah kehidupan kampung yang sangat guyub, saling bantu membantu bila ada tetangga yang saling membutuhkan misalnya ada tetangga yang punya hajatan maka secara suka rela segera membantu tanpa diperintah, misalkan lagi tetangga lagi memperbaiki rumah dan diminta tetangga lain membantu sudah pasti akan berbondong-bondong untuk membantu secara suka rela tanpa dibayar.

Waktu diperantauan, ketika pikiran kita lagi setres, suntuk, galau dan gundah gulana pasti akan teringat kampung halaman, walaupun di kampung tidak banyak fasilitas dan hiburan seperti kehidupan kota tapi tapi kehidupan guyub dan rukun itu bikin kita kangen dan rindu. Kalau masyarakat kampung lewat depan rumah suatu tetangga pasti akan menyapa misalkan seperti sapaan “monggo mampir De” pasti tetangga yang lewat akan menyapa pula “nggeh matur suwun Lek”, dimana disitu pasti ada interaksi antar tetangga yang menunjukkan kerukunan dan keramahan di kehidupan sosial masyarakat kampung.