Artikel

Awas, Jangan Sombong


Membanggakan diri dan menganggap remeh orang lain merupakan sikap sombong.

Dalam pergaulan sosial baik di lingkungan masyarakat maupun di tempat kerja pasti ada orang yang selalu angkuh dan membanggakan diri, sulit di ajak kompromi, tidak mau dan sulit menerima masukan dari orang lain, apalagi masukan tersebut berasal dari orang yang pangkatnya berada di bawahnya.

Orang yang sombong selalu mengakui ke akuanya, misalnya di tempat kerja mengadakan suatu kegiatan dan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar, maka orang yang sombong akan mengatakan “o kan ada aku, coba gak ada aku, pasti gak akan berhasil”.

Terkadang dalam kehidupan sehari-hari secara tidak sadar kita juga mempunyai perasaan sombong, kadang dalam hati kita pernah mengatakan “o itu gara-gara aku, makanya berhasil” dan kadang kita juga mengatakan dalam hati “o aku kok” sambil menepuk dada.

Secara tidak sadar kita juga pernah mempunyai perasaan sombong dan pamer dengan cara menulis status di sosial media, misalnya membuat status “lagi puasa senin kamis”, “habis sholat malam”,”habis bersedekah” dan tentunya banyak lagi yang lain.

Agar kita terhindar dari perasaan sombong dan membanggakan diri, maka kita mengingat ayat Allah yang terjemahanya “janganlah kalian berjalan di muka bumi ini dengan sombong”.Dan tentunya selalu memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik. Wallahu a’lam.

Artikel

Ketika telinga merah dan bikin marah


Dalam pergaulan dikehidupan terkadang kita diejek sama teman, baik itu secara langsung maupun lewat sindiran. Ejekan teman terhadap kita tak jarang yang dapat membuat panas telinga kita dan pingin marah.

Apapun yang dikatakan orang lain yang jelek-jelek terhadap kita maka biarkan saja atau biarkan anjing menggonggong kafilah berlalu dalam artian biarkan saja orang berkata dengan kata ejekan yang bikin geram dan marah tapi toh yang penting pada kenyataanya kita tidak demikian.

Kalau diperhatikan bila kita di ejek lalu dilayani maka orang yang mengejek akan semakin mengejek kita maka lebih baik diam, kecuali kalau sudah keterlaluan maka perlu diambil tindakan.

Apapun yang dikatakan orang lain terhadap kita yang penting happy aja, dari pada bikin telinga merah dan bikin marah, dan yang penting yang dikatakan itu tidak benar dan tidak terjadi pada diri kita.

Artikel

Berlebihan itu tidak enak


Sesuatu hal yang berlebihan itu rasanya tidak enak. Teringat dalam sebuah lirik lagu kira-kira bunyinya “yang sedang-sedang saja”.

Ketika kita makan dengan nasi anget, lauk pauk yang enak dan tentunya menggugah selera maka rasanya kita pingin nambah, nambah, nambah dan nambah lagi, kalau hal tersebut kita turuti maka kita akan kekenyangan dan perut jadi tidak enak.

Makan sate itu kalau sedikit rasanya enak tetapi kalau berlebihan maka makan sate itu jadi menimbulkan masalah.

Tidur kalau sedikit dan untuk istirahat dan menghilangkan rasa capek maka ketika bangun kita akan merasa enak tetapi kalau tidur itu jadi berlebihan maka badan akan terasa capek kepala jadi pusing dan akhirnya tidak enak.

Makan vitamin itu kalau sesuai resep maka akan bermanfaat dan tubuh menjadi sehat, tetapi kalau makan vitamin itu secara berlebihan maka akan membahayakan.

Sesuatu di dunia ini kalau terlalu berlebihan rasanya tidak enak, maka yang enak itu adalah sewajarnya dan sedang-sedang saja.

Dalam Al-quranulkariim bahwa Allah memerintahkan kepada kita untuk tidak berlebih-lebihan karena Allah tidak mencintai orang yang berlebih-lebihan.

Artikel

Pondok Mertua Indah


Setiap pasangan yang telah menikah pasti menginginkan mempunyai tempat tinggal sendiri, dengan tinggal sendiri maka akan belajar untuk mandiri. Tetapi karena sesuatu sebab maka harus tinggal serumah dengan mertua atau bahasa kerenya tinggal di pondok mertua indah.

Pasangan suami istri yang baru, masih tinggal serumah dengan mertua dikarenakan beberapa sebab diantaranya karena,

1.Pasangannya adalah anak tunggal.
2.Orang tua belum tega.
3.Belum dapat kontrakan atau belum punya rumah sendiri.

Tinggal di pondok mertua indah bersama mertua tentu ada enak dan tidak enaknya juga diantaranya,

Enaknya adalah:
1.Tidak bayar kontrakan
2.Tidak mengeluarkan biaya untuk makan sehari-hari

Tidak enaknya adalah:

1. Tidak bisa mandiri
2. Masih menggantungkan orang tua
3. Merasa sungkan mau melakukan sesuatu
4.Menjadi serba salah ketika mau membantu atau tidak membantu sesuatu.

Tinggal satu rumah dengan mertua ketika mau membantu sesuatu menjadi serba salah, ikut membantu pasti dilarang sama mertua, dan gak ikut membantupun pasti dalam hati dianggap bahwa menantunya tidak peka terhadap mertuanya jadinya serba salah.

Begitulah suka duka bila pasangan suami istri yang baru masih tinggal bersama dengan mertua atau dipondok mertua indah, tentunya kita harus pintar-pintar dalam menyikapi hal tersebut.