Artikel

Saran dan kritik


Pagi-pagi sebelum aktifitas kerja, saya biasa menyempatkan diri kumpul bareng untuk bersalaman dengan rekan kerja dan ngobrol sebentar sambil minum kopi together alias kopi satu disruput bareng-bareng.

Disela obrolan pagi itu saya dapat kritikan, bahwa saya telalu lambat dalam membuat program dan tidak bisa “cak-cek” (dalam bahasa jawa artinya bekerja cepat), dan lagi bahwa saya harus bisa belajar bekerja di bawah tekanan alias bahasa kerenya “under presser”, dari kritikan tersebut kemudian saya jawab bahwa saya memang harus banyak belajar, masih harus buka-buka buku lagi.

Setelah dapat kritikan tersebut saya merenung sejenak dan berfikir dan berkata dalam hati bahwa, “o memang betul, apa yang dikatakan bapak tadi, berarti saya harus belajar..belajar..dan belajar agar menjadi lebih baik lagi”.

Kritik atau saran yang dilontarkan seseorang kepada kita adalah suatu hal yang baik supaya kita lebih berinstropeksi dan selalu belajar untuk menjadi lebih baik. Kritik dan saran adalah bagaikan jamu walaupun rasanya pahit tapi lantaran minum jamu, Allah memberikan kesehatan.